Assalamualaikum Wr. Wb.
Pernah
gak sih temen kamu, cewek kamu atau bahkan cowok kamu bilang kalo kamu itu
posesif? Gimana responmu nanggepin omongan semacam itu? Marah? Jengkel? Atau sedih?
Terkadang kalian berpikir, “nggak ah.. masak iya aku posesif, perasaan nggak
deh. Inikan karena sayang”. But, believe it or not. Yang bisa nilai kamu, ya
pasti orang lain bukan diri kamu sendiri.
Yuk.. daripada nanti dibilang posesif terus, mending bandingkan perbedaan antara mana yang Posesif dan mana yang Protektif supaya kamu tau berada di kategori mana :)
Kebanyakan orang
tipe posesif akan membatasi dengan ketat pertemanan pasangan dengan lawan
jenisnya, sedangkan tipe protektif tidak sampai membatasi pertemanan.
2.
Posesif
mencurigai, Protektif mempercayai
Si posesif ini
akan selalu curiga pada pasangannya setiap kali mereka membalas pesan dengan terlambat,
atau saat si dia sedang pergi dengan teman-temannya. Namun untuk si protektif,
mereka akan baik-baik saja dengan respon pasangannya yang lama saat chatting
ataupun saat pasangan sedang pergi dengan teman-temannya, tidak ada yang
namanya interogasi lengkap dan terperinci untuk tipe protektif ini.
3.
Posesif
selalu melibatkan diri terlalu jauh, Protektif memantau tanpa ikut campur
Untuk posesif
setiap kali pasangannya memiliki masalah yang harus diselesaikan, mereka akan
langsung melibatkan diri ke dalamnya. Namun untuk protektif, mereka akan
membantu pasangannya mencari jalan keluar melalui pemikiran bersama tanpa harus
melibatkan diri ke dalamnya.
4.
Posesif
hanya milikku, Protektif milikku yang harus dilindungi
Posesif selalu
berpikiran bahwa pasangannya hanya miliknya yang harus selalu bersamanya,
apapun keadaan dan kegiatannya harus selalu dengannya. Namun untuk protektif,
mereka akan berpikir bahwa pasangannya juga punya dunia lain selain bersamanya,
pasangannya memanglah miliknya namun tidak selalu harus bersamanya.
5.
Posesif
turuti aku, Protektif dengarkan aku
Posesif di setiap
pembicaraan akan membuat pasangannya melakukan apa yang dikatakannya, tidak ada
kata penolakan untuk setiap ucapannya. Namun untuk si protektif, di setiap
pembicaraannya akan meminta pasangannya untuk mendengarkan tapi tidak untuk
selalu menuruti. Si protektif percaya bahwa pasangannya tau mana yang terbaik
untuk dirinya sendiri tanpa harus dipaksa untuk melakukan apa yang
dikatakannya.
Nah, setelah tau bedanya.. kamu termasuk yang mana? Posesif atau Protektif? Kalau termasuk posesif, lebih baik belajar untuk mengubah sikap-sikap yang akan menyiksa pasanganmu kalau gak mau dia kabur. Ingatlah pasanganmu bukan hanya milikmu, dia juga milik orang tua, keluarga dan teman-temannya.
Komentar
Posting Komentar